News

AS Beri Izin Penjualan Kembali Minyak Venezuela ke Kuba

New York (KABARIN) - Amerika Serikat kini membuka jalan bagi perusahaan untuk menjual kembali minyak dari Venezuela ke sektor nonpemerintah di Kuba. Keputusan ini diumumkan oleh Office of Foreign Assets Control (OFAC) yang berada di bawah Departemen Keuangan AS.

OFAC mengatakan akan menerapkan kebijakan yang lebih “menguntungkan” bagi permohonan izin tertentu untuk penjualan ulang minyak Venezuela ke Kuba. Kebijakan ini mencakup transaksi untuk kepentingan komersial maupun bantuan kemanusiaan, khususnya bagi sektor swasta di Kuba.

Namun, aturan ini jelas mengecualikan semua transaksi yang melibatkan militer Kuba, badan intelijen, atau lembaga pemerintah lainnya. Dengan kata lain, minyak yang mengalir ke pihak-pihak tersebut tidak akan mendapat izin.

Langkah ini muncul setelah AS menyatakan Kuba sebagai ancaman bagi keamanan nasional dan menghentikan pasokan minyak Venezuela ke negara itu menyusul operasi militer pada Januari yang menahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Setelah itu, kontrol ekspor minyak Venezuela berada di tangan AS.

Keputusan baru ini diharapkan bisa membantu sektor nonpemerintah dan warga Kuba mendapatkan pasokan minyak tanpa melemahkan tekanan politik terhadap pemerintah setempat.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: